You are here
Home > Citra Gran dan sekitarnya > Berita > Pembangunan LRT Jabodebek Sudah Berjalan 15 Persen

Pembangunan LRT Jabodebek Sudah Berjalan 15 Persen

Pembangunan proyek kereta ringan alias Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek).

Citra Gran – WARTA KOTA, SEMANGGI – Pembangunan proyek kereta ringan alias Light Rail Transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) terus dikerjakan kontraktor PT Adhi Karya.

Proyek yang menghabiskan dana APBN sebesar Rp 22,5 triliun itu sudah memiliki progress sebesar 15 persen. Kontrak pengerjaan LRT Jabodebek itu diteken pada 10 Februari 2017. Proyek itu dibangun oleh Kementerian Perhubungan.

Ery Satriadi, Manajer Konstruksi Sipil Divisi Konstruksi Departemen LRT Jabodebek mengatakan, sejauh ini progress pembangunan secara rata-rata sudah 15 persen. Namun, itu dibagi tiga lintasan yang sedang dibangun.

Lintasan pertama untuk Cawang-Cibubur dengan jarak 14,.6 kilometer. Kemudian lintas kedua Cawang-Dukuh Atas dengan jarak 10,5 kilometer. Sedangkan lintasan tiga, Cawang-Bekasi Timur, berjarak 18,5 kilometer.

“Total progress rata-rata 15 persen. Lintas pelayanan pertama progress-nya 23 persen. Lintas kedua baru dua persen atau sedang pekerjaan fondasi bored pile untuk pembangunan tiang. Sedangkan lintas ketiga sudah 11 persen,” ungkap Ery kepada Warta Kota, Jumat (17/3/2017).

Untuk lintasan pertama atau Cawang-Cibubur memang sudah terlihat pembangunan fisik LRT. Hampir sebagian besar tiang dan gelagar sudah terpasang di kawasan tersebut.

“Untuk posisi deskripsi fisik, hampir semua tiang berdiri dengan bentang panjang di sisi layanan pertama ada 700 girder dengan 350 bentang,” katanya.

“Lintasan kedua baru ngebor, dan lintasan ketiga sudah ngangkat u shaped girder,” ucap Ery.

Kendala selama ini, kata dia, banyaknya pembangunan yang ada di Jakarta, sehingga sering bersinggungan dengan pengerjaan proyek LRT. Namun, setelah berdiskusi, masalah itu dapat terselesaikan.

“Target rampung pada Mei 2019. Namun secara konstruksi sipil April 2018. Karena ada pekerjaan track word dan pemasangan rail way system,” paparnya.

Menurut Ery, LRT Jabodebek akan terintegrasi dengan moda transportasi lain seperti MRT dan LRT, dan kereta cepat bandara yang dibangun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Titik temunya (sentral) akan berada di Stasiun Dukuh Atas.

“Kalau sentral LRT Jabodebek itu di Stasiun Cawang,” ucap Ery. (*)

 

Penulis: Bintang Pradewo
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: http://wartakota.tribunnews.com/2017/03/17/pembangunan-lrt-jabodebek-sudah-berjalan-15-persen

Leave a Reply

Top